” Media Integritas Indonesia “Pemalang – Jawa Tengah ( 11 / 07 / 2026 )
Semua warga yang ada di Nusantara mempunyai kebudayaan lokal yang harus dipelihara , existensinya , dan melestarikan kearifan lokal tersebut .
Diwilayah Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah ,
Ada sintren yang sudah dikenal semenjak jaman Republik Indonesia baru merdeka hingga sekarang .
Kebudayaan Sintren sudah banyak ditampilkan dari mulai acara – acara ditingkat Rukun Tetangga hingga mengisi di acara pemerintah.
Satria Budaya yang merupakan salah satu paguyuban sintren di Pemalang acap kali menampilkan pertunjukan di lapangan Sepak Bola Mulyoharjo Kecamatan Pemalang lebih tepatnya di Jalan Pemuda .
Pada hari sampai pukul : 20 : 00 WIB hingga pukul : 22 : 00 WIB tampak mas Hendro yang merupakan pimpinan rombongan Sintren Satria Budaya menggelar pertunjukan untuk menghibur warga Mulyoharjo sendiri sekaligus para pengguna jalan .
Dalam keterangan yang disampaikannya pada awak media dirinya menjelaskan ” seperti yang kita saksikan bersama pada malam ini sedari pukul : 20 : 00 WIB ,
Memang saya dan rombongan menggelar pertunjukan sintren dan ini sudah menjadi kegiatan reguler kami disini ” kata Hendro.
Ia juga menjelaskan lagi bahwa dirinya dan rekan – rekan pegiat seni tradisional Sintren Satria Budaya minimalnya 2 pekan sekali menghibur warga .
” Saya dan rekan – rekan sudah melakukan pertunjukan sintren lebih dari 10 tahun dan tujuan kamu untuk nguri- uri budaya Jawa itu sebagai wujud kami sebagai insan seni tradisional melestarikan budaya Jawa ” jelasnya .
Ditambahkan Hendro hal tersebut juga sesuai apa yang diharapkan Andi Rustono ( bang A, R ) sapaan akrabnya sebagai Ketua Dewan Kesenian Pemalang ( DKP ) .
” Pesan saya dan semua rekan – rekan wong jowo Ojo lali Karo budayane dewe ( orang Jawa jangan sampai lupa dengan kebudayaan kita sendiri ) ” pesan Hendro .
Dirinya juga menyampaikan harapan Budaya Sintren di Pemalang bisa tetap exist , menjadi kebanggaan dalam hal kebudayaan tradisional Jawa sekaligus menjadi hiburan bagi seluruh warga Pemalang dari semua elemen masyarakat yang menyukai kebudayaan tradisional Jawa ,
Serta kaum milenial tidak melupakan jato diri mereka yang orang Jawa dan bisa berperan aktif dalam melestarikan nilai – nilai kearifan lokal budaya tradisional Jawa ” pungkas kata Hendro .
Penulis : Susmono ( Ramsus )
Redaksi: R.efendi
Sumber Berita : Ketua DKP dan Hendro pimpinan Paguyuban Sintren Satria Budaya Pemalang

