Tangerang – Media Integritas Indonesia – Banten( 18 / 8 / 2026 )
Pemerintah Kota Tangerang menggelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Upacara berlangsung di Lapangan A. Yani, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Sukarasa, Kota Tangerang, mulai pukul 07.30 WIB.
Sekitar 1.000 tamu undangan menghadiri upacara yang dipimpin Wali Kota Tangerang, Drs. H. Sachrudin, selaku inspektur upacara. Kegiatan mengusung tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kota Tangerang, DPRD, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, insan pers, serta berbagai elemen masyarakat turut hadir.
Pengibaran Sang Merah Putih dilakukan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) pada pukul 07.50 WIB dengan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Prosesi dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, pembacaan teks Proklamasi, hingga peringatan detik-detik Proklamasi yang ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh inspektur upacara.
Dalam amanatnya, Sachrudin menegaskan bahwa kemerdekaan tidak semata-mata dimaknai melalui perayaan setiap 17 Agustus. Menurutnya, kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata agar masyarakat dapat merasakan kehadiran negara.
“Bicara tentang kemerdekaan, tentu bukan sekadar riuhnya perayaan, meriahnya perlombaan, atau pengibaran Sang Saka Merah Putih setiap 17 Agustus,” kata Sachrudin dalam amanatnya.
Ia menyampaikan, meneruskan perjuangan para pahlawan pada masa kini berarti memastikan masyarakat mendapatkan pendidikan yang layak, pekerjaan, kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, layanan kesehatan yang mudah diakses, serta lingkungan yang aman dan nyaman.
Pemkot Tangerang Dorong Akses Pendidikan dan Lapangan Kerja
Sachrudin memaparkan sejumlah program Pemerintah Kota Tangerang yang diarahkan untuk memperluas akses pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Di sektor pendidikan, Pemkot Tangerang menjalankan Program Gampang Sekolah dengan melibatkan sekolah swasta. Pada 2026, program tersebut menggandeng 63 SD/MI dan 79 SMP/MTs sebagai bagian dari upaya memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan.
Sementara di bidang ketenagakerjaan, Program Gampang Kerja diarahkan untuk meningkatkan keterampilan generasi muda melalui Balai Latihan Kerja, integrasi pendidikan dengan industri, On the Job Training, hingga pengembangan wirausaha muda.
Pemkot Tangerang juga menggelar Job Fair yang menghadirkan sekitar 15 ribu lowongan pekerjaan melalui kerja sama dengan berbagai perusahaan di Kota Tangerang.
“Melalui Program Gampang Kerja, Pemkot Tangerang menempa anak-anak muda agar tidak sekadar menjadi pencari kerja, tetapi juga memiliki keterampilan dan keberanian untuk menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.
Di bidang pangan, pemerintah daerah menjalankan Program Gampang Sembako, Gerakan Pangan Murah, dan Program Bang Sama yang dilaksanakan di 13 kecamatan untuk menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok.
Untuk sektor kesehatan, Sachrudin menyebut pelayanan masyarakat didukung tiga RSUD, 39 puskesmas, dan 1.098 posyandu.
Banjir, Kemacetan dan Sampah Masih Jadi Tantangan
Di sisi lain, Sachrudin mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah daerah, antara lain penanganan banjir, kemacetan, dan pengelolaan sampah.
Menurutnya, pembangunan drainase, turap, dan embung terus dilakukan secara bertahap. Penanganan aliran Kali Angke, Kali Ledug, dan Sungai Cirarab juga membutuhkan kolaborasi lintas pemerintahan karena persoalan aliran air tidak mengenal batas administratif.
Pemkot Tangerang juga tengah melakukan perbaikan Jalan M. Toha. Sachrudin meminta masyarakat bersabar selama proses pengerjaan berlangsung.
“Kami memahami bahwa proses pengerjaan ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Untuk itu, kami mohon maaf sekaligus memohon dukungan dari seluruh warga,” ucapnya.
Ia menegaskan, pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih aman, nyaman, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Sebut Sejumlah Capaian Kota Tangerang
Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin juga menyampaikan sejumlah capaian Pemerintah Kota Tangerang. Di antaranya mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk ke-19 kalinya secara berturut-turut.
Kota Tangerang juga disebut masuk enam besar nominasi Pemerintah Daerah Berkinerja Sangat Baik pada Penilaian Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha.
Selain itu, pemerintah daerah mencatat perbaikan sejumlah indikator pembangunan, termasuk peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan kemiskinan dan pengangguran, serta penguatan pelayanan pemerintahan berbasis elektronik.
Sachrudin menekankan bahwa capaian tersebut bukan semata hasil kerja pemerintah, melainkan buah kolaborasi berbagai elemen masyarakat.
“Kota ini milik kita bersama, kemajuan kota ini adalah hasil kerja kita bersama,” tegasnya.
855 Personel Ikuti Upacara
Upacara HUT ke-81 RI tingkat Kota Tangerang melibatkan total 855 personel dalam pasukan upacara. Mereka berasal dari unsur TNI, Polri, ASN, pelajar, organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, Pramuka, tenaga pendidik, PMI, hingga sejumlah instansi pemerintah.
Pasukan pengibar bendera diisi pelajar dari sejumlah sekolah di Kota Tangerang. Pembawa baki di antaranya Fani Dwi Aryani dari SMKS An-Nurmaniyah dan Aurelia Zahra Ratifa Hartono Putri dari SMA Yuppentek 1. Sementara pengerek bendera adalah Muhammad Restu Bryan Pratama dari SMAN 11 Tangerang.
Rangkaian upacara berakhir sekitar pukul 08.40 WIB dan seluruh kegiatan selesai sekitar pukul 09.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.
Menutup amanatnya, Sachrudin mengajak seluruh masyarakat Kota Tangerang memaknai kemerdekaan melalui persatuan, gotong royong, inovasi, integritas, dan karya nyata.
“Perjuangan belum usai. Mari kita terus memperkokoh persatuan, gotong royong, dan memaknai kemerdekaan dengan karya nyata demi Kota Tangerang dan Indonesia yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Tim : Redaksi

