DPRD Provinsi Jawa Tengah ” Perlu Optimalkan Budi Daya Hewan Dan Ternak Di Kabupaten Pemalang ” 

 

Pemalang – Media Integritas  Indonesia  – Jawa Tengah ( 25 / 9 / 2026 )

 

 

Kunjungan Kerja ( Kunker ) beberapa anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Komisi B yang memantau Balai Budi Daya Hewan Dan Ternak di wilayah Pemerintah Kabupaten Pemalang pada hari Kamis 24 September 2026 .

Adapun terucap ” optimalkan budi daya hewan dan ternak ” statement yang merupakan harapan mereka para anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah tersebut .

 

Komisi B DPRD Provinsi Jateng mendorong optimalisasi pengelolaan Balai Budi Daya Hewan & Ternak di Kabupaten Pemalang agar berkembang menjadi pusat pembibitan (breeding) ternak yang produktif. Pengelolaan balai tidak hanya mendukung pengembangan peternakan tapi juga mampu mengoptimalkan aset pemerintah dan memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

 

Dorongan itu disampaikan Komisi B DPRD Provinsi Jateng saat melakukan kunjungan kerja ke Balai Budi Daya Hewan & Ternak di Kabupaten Pemalang. Balai tersebut merupakan unit yang berada di bawah naungan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (Distanpan) Provinsi Jateng.

 

Anggota Komisi B, Endrianingsih Yunita, mengatakan pengelolaan balai perlu diarahkan pada peningkatan produktivitas dan pemanfaatan aset secara optimal. Menurut dia diperlukan transformasi unit pengelolaan agar balai memiliki target yang jelas, termasuk memberikan kontribusi terhadap PAD.

 

1001177614

“Poinnya adalah optimalisasi aset, transformasi unit, target PAD, dan berbagai inovasi dalam bidang peternakan,” ujarnya.

 

Anggota Komisi B lainnya, Irna Setiawati, menekankan pentingnya konsep pengelolaan yang jelas. Dengan konsep itu, masyarakat dapat mengetahui fungsi balai, termasuk berbagai layanan dan kegiatan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung sektor peternakan.

 

Kepala Balai Budi Daya Hewan & Ternak Kabupaten Pemalang Agus Sucipto mengatakan pihaknya ke depan akan memfokuskan pengembangan pada komoditas kambing dan sapi. Namun, pengembangan tersebut masih menghadapi keterbatasan karena balai relatif baru beroperasi dengan dukungan sumber daya manusia dan fasilitas yang masih minim.

 

“Sejujurnya, balai masih memiliki banyak lahan yang belum difungsikan secara maksimal. Harapan kami, dengan dorongan dari DPRD Provinsi Jateng, balai bisa dikembangkan sehingga mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat di sektor peternakan,” jelasnya.

 

 

 

Penulis : Susmono ( Ramsus )

 

 

Sumber Berita : Tim Sekwan dan Humas DPRD Provinsi Jawa Tengah , Tim Humas Distanparik Kabupaten Pemalang

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *