Media Integritas Indonesia
Tangsel 21 / 10 / 2026
Dalam hal ini sebenarnya orang tidak harus mencari muka (caper).Sikap ini muncul karena kebutuhan validasi,rasa tidak aman(insecure) atau motif mencari keuntungan pribadi dari kesan pertama terhadap orang baru tersebut.
Alasan Orang Mencari Muka Kepada Orang Baru
1.Mencari validasi dan penerimaan : mereka ingin dapat disukai dan takut mendapat penolakan sosial di lingkungan yang belum mereka kenal.
2.Krisis Percaya Diri : mereka merasa kemampuan atau kepribadian aslinya kurang menarik sehingga harus memakai “topeng” kebaikan yang berlebihan.
3.Menyiapkan Kepentingan : (agenda tersembunyi) mereka berharap mendapat bantuan,kemudahan atau relasi jika orang baru tersebut di anggap punya posisi,uang atau pengaruh.
4.Kecemasan Sosial : mereka merasa canggung dan mengira sikap ramah yang di buat-buat adalah satu-satunya untuk mencairkan suasana.
Cara Menyikapi Orang Yang Cari Muka
1.Tetap objektif dan jaga jarak,amati perilakunya tanpa perlu memasukkan nya ke dalam hati.Jangan terpengaruh oleh pujian berlebihan atau sikap manisnya yang terasa tidak tulus.
2.Fokus pada fakta dan hasil kerja,jika ini terjadi di lingkungan kerja atau organisasi,nilai orang tersebut berdasarkan hasil nyata yang ia berikan. bukan dari seberapa pintar ia berbicara atau merayu orang lain.
3.Gunakan komunikasi yang profesional : tetaplah bersikap sopan dan ramah sewajarnya,namun batasi interaksi pada hal-hal yang penting atau esensial saja.
4.Hindari Membicarakan Mereka di Belakang : Menggosipkan perilaku mereka hanya akan menguras energi anda dan berpotensi menciptakan konflik baru yang tidak perlu.
5.Tegaskan Batasan Diri(sikap tegas) : jika perilakunya mulai merugikan anda atau mengambil alih hak anda bicarakan hal tersebut secara langsung dan profesional tanpa perlu menyerang pribadinya.
jurnalis : Yoen S.A
sumber berita : Geogle