41 Personil polsek Ciledug di Siagakan Razia Tengah Malam, Untuk Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan

Tangerang, Integritas Indonesia

Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, jajaran Polsek Ciledug kembali menggelar Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) berupa razia stasioner pada Minggu dini hari, 24 Mei 2026. Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolsek Ciledug, KOMPOL Susida Aswita tersebut difokuskan untuk mengantisipasi aksi begal, peredaran narkoba, kepemilikan senjata tajam, hingga tindak kriminalitas jalanan lainnya di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota.

Razia yang berlangsung sejak pukul 01.00 WIB hingga 03.00 WIB itu dipusatkan di kawasan depan CBD dan Hipermart Kreo, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Sebanyak 41 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 14 anggota Polri dan 27 personel Pokdar Kamtibmas yang turut membantu pengamanan dan pengawasan di lapangan.

Suasana razia dini hari tampak berlangsung ketat namun humanis. Setiap kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas dihentikan secara selektif untuk dilakukan pemeriksaan identitas pengendara, kelengkapan kendaraan, serta pengecekan barang bawaan guna memastikan tidak adanya senjata tajam, narkotika maupun barang mencurigakan lainnya.

Kapolsek Ciledug, Kompol Susida Aswita, S.Sos., M.M., mengatakan bahwa kegiatan operasi kejahatan jalanan ini merupakan langkah preventif yang terus digencarkan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan kriminalitas.

Menurutnya, wilayah perkotaan yang memiliki aktivitas cukup padat pada malam hingga dini hari membutuhkan pengawasan ekstra agar masyarakat merasa terlindungi saat beraktivitas maupun beristirahat.

“Kami ingin memastikan wilayah Ciledug dan sekitarnya tetap aman, nyaman, serta kondusif dari berbagai potensi gangguan kamtibmas. Operasi ini bukan hanya sekadar razia biasa, tetapi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mencegah aksi kriminalitas jalanan seperti begal, tawuran, penyalahgunaan narkoba hingga kepemilikan senjata tajam yang dapat mengancam keselamatan warga,” ujar Kompol Susida Aswita.

Ia menambahkan, pelaksanaan razia dilakukan secara profesional dan mengedepankan pendekatan humanis, namun tetap tegas terhadap segala bentuk pelanggaran hukum.

“Kami mengedepankan pemeriksaan yang sopan dan persuasif kepada masyarakat. Namun apabila ditemukan indikasi tindak pidana, tentu akan kami tindak sesuai aturan hukum yang berlaku. Kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan secara rutin dan berkelanjutan demi menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif,” tegasnya.

Kapolsek juga mengapresiasi keterlibatan Pokdar Kamtibmas yang dinilai menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat sangat penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan.

“Keamanan bukan hanya tugas polisi semata, tetapi tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus peduli terhadap lingkungan sekitar, segera melaporkan apabila melihat aktivitas mencurigakan, dan bersama-sama menjaga wilayah tetap aman dari gangguan kamtibmas,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, petugas tidak menemukan adanya kasus kriminalitas, kendaraan bermasalah, maupun orang yang diamankan. Meski demikian, aparat tetap meningkatkan kewaspadaan karena potensi gangguan keamanan dapat terjadi kapan saja, terutama pada akhir pekan dan waktu dini hari.

Kegiatan Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) ini menjadi bagian dari komitmen Polres Metro Tangerang Kota dalam memperkuat pengamanan wilayah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat Kota Tangerang, khususnya di wilayah Ciledug dan sekitarnya.

 

(Ade Dian)

Redaksi: Rustam Efendy

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *