SMKN 7 TANGSEL MENYAMBUT POSITIF EDARAN KADIS DIKBUD BANTEN PERIHAL PEMBATASAN PENGGUNAAN HP DI SEKOLAH

Tangsel, Media Integritas – Penggunaan gadget/Hand Phone di sekolah khususnya pada tingkatan siswa SMK/SMA di masa sekarang ini,memang perlu menjadi perhatian yang serius.

Peran serta seluruh pihak, tak terkecuali orang tua perlu sekali menjadi fungsi pengawasan yang hadir dalam mengedukasi penggunaan Hand phone buat putra/i nya.

Berkaitan dengan penggunaan alat komunikasi tersebut,baru-baru ini Dinas pendidikan Kebudayaan Prov.Banten sudah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh sekolah SMK/SMA/SKh yang ada dengan surat bernomor,(SE.Ka.Dindik Banten No.100.3.4.1/0374 Dindikbud Banten) yang bertujuan untuk meningkatkan
Fokus belajar & disiplin siswa/i serta mengurangi dampak negatif penggunaan Hand phone di sekolah.

Berkaitan dengan regulasi, terkait pembatasan penggunaan gadget/ Hp tersebut, Kepala Sekolah SMK Negeri 7 Kota Tangerang selatan Surya Wedi.MPd.secara jelas menyambut positif sekaligus mengapresiasi gebrakan awal dari Doktor H.Jamaludin selaku Kadis Dikbud Prop.Banten.

Untuk mengawali, saya melakukan rapat managemen sekolah untuk membentuk satuan tugas(satgas)pembatasan penggunaan gadget/Hp untuk menciptakan situasi sekolah yang aman dan nyaman.adapun keanggotaan berasal dari unsur komite sekolah,guru,staf Tata usaha yang juga melibatkan siswa didik sebagai pelaksana,termasuk saya selaku Kepala sekolah sebagai penanggung jawab.

SMKN 7 Tangsel yang sampai tahun ajaran sekarang ini menampung siswa didik sebanyak 784 siswa/i,dengan 3 jurusan yang ada di antaranya,Perhotelan,Kecantikan dan Kuliner. yang berlokasi tepatnya tak jauh dari kantor Kelurahan Rengas,Kec.Ciputat Timur,Tangerang selatan.

Lebih lanjut tambah Surya,program awal yang di lakukan adalah dengan mencoba di 3 bulan awal,sejauh mana perubahan perilaku anak dan dampak sosial yang terjadi,yang sudah di mulai dengan uji coba di beberapa kelas dan penerapan Hp yang di simpan dalam box plastik.

Ketika nantinya hp tersebut bisa di gunakan untuk pembelajaran,tentunya siswa/i akan di berikan keleluasaan selanjutnya di kumpulkan kembali.Naah..sejauh mana bisa di terapkan Tim satgas akan melakukan evaluasi ke depan nantinya.

Dengan pembatasan penggunaan gadget/hp di sekolah sekarang ini,adalah momentum untuk perbaikan sekaligus menguatkan pembelajaran yang bermakna,yang mana siswa/i selain fokus dan konsentrasi untuk belajar,
Juga untuk guru di tuntut lebih kreatif dengan materi yang tepat sasaran.

Di penghujung wawancara singkatnya,Surya Wedi berharap adanya konsistensi dari pemerintah daerah untuk program pembatasan Hp di sekolah selain peran serta orang tua murid untuk selalu mengawasi penggunaanya di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing,intinya SMKN 7 Tangsel siap menjalankan perintah sesuai teknis yang di serahkan kepada sekolah masing-masing,pungkas Surya Wedi menutup.

Masih di tempat yang sama,perwakilan dari siswa yakni,
Muhamad Kenan Ismail Nasution,siswa kls 11 jurusan Kuliner,mengomentari pembatasan penggunaan gadget/HP di tempatnya menimba ilmu SMKN 7 Tangsel,sekarang ini berpendapat..
” selaku siswa di sekolah ini saya merasa bersyukur adanya peraturan tentang penggunaan gadget/Hp yang sudah berjalan selama hampir 2 minggu ini,tentunya buat saya ini merupakan hal positif untuk lebih berfikir cerdas,artinya saya harus bisa mengikuti pelajaran tanpa perlu ketergantungan dari Hand phone yang saya miliki,di sini saya sadar perlunya kreatif dan inofatif buat seorang pelajar yang menimba ilmu di SMKN 7 Tangsel,dengan pembatasan Hp tapi bisa berprestasi lebih baik dari sebelumnya.”tutur Kenan

Kenan mengharapkan kepada pihak sekolah, untuk ke depan bisa menyediakan loker/ tempat khusus buat mengamankan Hp para siswa,agar lebih aman dan nyaman menghindari sentuhan satu Hp dengan lainya,atau juga safety aman seperti yang diharapkan bersama.

Pembatasan buat penggunaan Hp intinya sangat tepat kalau pun sekarang sudah berjalan.

Yad/Doe

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *