Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang bergerak cepat melakukan penanganan pasca kebakaran ruko Pasar Pagi dengan menggandeng sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (Diskumdag) Kabupaten Pemalang, Rosi Kartika Dewi mengatakan, langkah awal yang dilakukan adalah pemberian santunan kepada para korban terdampak kebakaran bersama Dinsos KBPP dan BPBD.
Hal tersebut disampaikan Rosi usai mengikuti kegiatan Pasar Murah dalam rangka Pengendalian Inflasi Daerah dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Balai Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, selain penyaluran santunan, pemerintah juga langsung melakukan pembersihan puing-puing sisa kebakaran agar proses pemulihan dapat segera dilakukan.
“Setelah tahap tanggap darurat, kami langsung melakukan pembangunan lapak darurat. Pembangunan ini dilakukan dalam masa tanggap bencana agar para pedagang bisa segera kembali beraktivitas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, relokasi pedagang tidak sempat dilakukan karena pemerintah memilih mempercepat pembangunan di lokasi semula. Saat ini, proses pendataan pedagang tengah dilakukan sebagai dasar penataan kembali kios sesuai data masing-masing.
Diskumdag juga tengah memproses penyambungan kembali jaringan listrik yang sebelumnya terputus akibat kebakaran.
Rosi memperkirakan, ruko pasar dapat kembali beroperasi maksimal dalam waktu 14 hari ke depan. Pembangunan fisik telah diselesaikan dalam waktu 14 hari dan kini tinggal tahap administrasi serta penataan.
Pihaknya menargetkan sebelum Hari Raya Idul Fitri, para pedagang sudah dapat kembali menempati kios dan menjalankan aktivitas jual beli seperti biasa.
“Insyaallah sebelum Lebaran sudah bisa difungsikan. Kami ingin para pedagang kembali berjualan, apalagi ini momen penting menjelang Idul Fitri,” pungkasnya.
Penulis : Susmono ( Ramsus )

