Jakarta – Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, hal ini menjadi momentum bersejarah bagi partainya. Sebab, untuk pertama kalinya sejak berdiri, Demokrat merayakan Imlek secara resmi dengan mengundang berbagai kalangan.
“Ini adalah momen yang spesial bagi Partai Demokrat karena ini adalah kali pertama kita merayakan hari raya sekaligus tahun baru Imlek, mengundang berbagai kalangan yang hari ini telah hadir bersama kita,” kata AHY.
Ia menyampaikan, perayaan tersebut menjadi wujud komitmen Demokrat sebagai partai yang inklusif dan terbuka bagi seluruh elemen bangsa tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras, maupun budaya.”Demokrat adalah rumah besar untuk semua suku, agama, ras, etnis, juga budaya. Kita tidak pernah membeda-bedakan dari mana kita berasal,” ujarnya.
Menurutnya, semangat harmoni yang diusung dalam perayaan Imlek tahun ini juga selaras dengan komitmen Demokrat dalam merawat kebinekaan di Indonesia.Keberagaman Bukan Sekadar Slogan
Ia menekankan keberagaman bukan sekadar slogan, melainkan kesepakatan kolektif yang harus terus dijaga. “Bhinneka Tunggal Ika, Unity in Diversity, bukan sekadar jargon. Ini sebuah kesepakatan kolektif kita sebagai bangsa,” kata AHY.
Lebih lanjut, AHY juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga dan komunitas warga Tionghoa yang hadir serta bergabung bersama Demokrat.
“Terima kasih bersedia menjadi keluarga besar dan next generation of Partai Demokrat,” ucapnya.Ia berharap momentum perayaan Imlek ini semakin memperkuat semangat persatuan dan solidaritas di tengah tantangan global maupun dinamika nasional. “Demokrat adalah rumah yang nyaman, rumah yang membawa kedamaian tapi juga membawa progres, kemajuan untuk semua,” kata dia.AHY berujar ayahnya lebih suka menjalani hobinya berkesenian seperti melukis setelah pensiun dari kepresidenan 12 tahun lalu.Partai Demokrat menggelar acara perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Djakarta Theater, Jakarta, 18 Februari 2026.KETUA Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY membicarakan pendirian mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang juga salah satu pendiri Partai Demokrat, setelah tak lagi memimpin negara. Menurut Agus, ayahnya memilih untuk menjadi seniman sejak lengser 12 tahun lalu.Setelah pensiun, menurut Agus, SBY memilih untuk tidak banyak bermanuver ke mana-mana. “Beliau tidak pernah ke mana-mana, selalu ada bersama kita, tetapi memang memilih untuk lebih banyak menjadi seorang guru, mentor, tapi juga seniman,” kata AHY dalam acara peringatan Tahun Baru Imlek Partai Demokrat di Djakarta Theater, Jakarta Pusat pada Rabu, 18 Februari 2026.AHY berujar, SBY lebih suka menjalani hobinya berkesenian seperti melukis. “Beliau sekarang lebih memilih menjadi seorang seniman, mengekspresikan cintanya untuk negeri ini,” tutur Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur ini.Ia berdoa SBY agar selalu sehat dan bahagia. AHY pun berharap SBY dapat terus ikut membimbing kader-kader Partai Demokrat dalam perjalanan politik di depan. “Semoga Bapak juga terus berkenan mengawal perjuangan generasi penerus bangsa, generasi penerus Partai Demokrat, untuk mewujudkan cita-cita yang tentunya indah di masa depan,” ucap AHY.
Saat ini, SBY masih memiliki jabatan di Partai Demokrat sebagai ketua majelis tinggi partai. SBY ikut hadir dalam perayaan Tahun Baru Imlek Partai Demokrat di Djakarta Theater bersama kedua anaknya, AHY dan Edhie Baskoro Yudhoyono yang juga wakil Partai Demokrat di Majelis Permusyawaratan Rakyat.
Dalam acara Imlek tahun ini, Partai Demokrat juga berencana melelang salah satu lukisan karya SBY. Lukisan tersebut bertemakan Imlek yang tahun ini memiliki shio kuda api. SBY melukiskan seekor kuda berwarna biru yang sedang berlari dengan surai atau rambut api. Menurut Agus, hasil lelang lukisan ayahnya tersebut akan disumbangkan ke warga keturunan Tionghoa yang membutuhkan.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam perayaan Imlek dari Partai Demokrat. Di antaranya Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana; Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie; Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya; pengusaha James Riady hingga Siti Hartati Murdaya, hingga mantan pemain bulu tangkis, Susi Susanti.
Acara Imlek Partai Demokrat kali ini dirancang oleh Merry Riana, motivator yang baru saja bergabung dengan Demokrat, sebagai ketua panitia. Menurut Merry, acara tersebut adalah pertama kalinya Partai Demokrat menggelar perayaan imlek.
Yad/doe

