Ormas RBR Bumiayu Peduli Gotong Royong Bersama Warga Bersihkan Puing Reruntuhan Gedung Hogwan Akibat Longsor

 

 

 

Bumiayu –  Media Integritas Indonesia  – Tengah ( 04 / 09 / 2026 )

 

 

 

Peristiwa Bencana t

Tanah Longsor yang melanda wilayah Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah yang sedang ramai menjadi trending topik public berdampak mengakibatkan runtuhnya Gedung Hogwan yang berada di Bumiayu beberapa hari lalu .

 

 

Mendapatkan respon dari berbagai elemen masyarakat termasuk Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Rakyat Bantu Rakyat ( RBR ) Bumiayu .

 

 

Gerak cepat Ketua Ormas RBR bersama seluruh jajaran menuju lokasi membantu secara gotong – royong membersihkan puing reruntuhan.

 

Kegiatan pembersihan dilakukan secara swadaya sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan. puluhan warga, pemuda, dan relawan RBR Peduli bahu-membahu mengangkat material batu, bata, dan sisa bangunan yang ambruk agar area dapat segera aman dan bisa menjadikan akses yang memberikan kemudahan bagi warga kembali terbuka.

 

 

Ning Ayu Ketua RBR Bumiayu memberikan penjelasan kepada awak media melalui Koordinator RBR Bumiayu ” prinsip kami adalah kehadiran harus cepat. Saat saudara kita tertimpa musibah longsor, tugas kita adalah meringankan. Gotong royong ini bukan hanya membersihkan puing, tapi membangun kembali semangat warga Bumiayu,” ujar Koordinator Lapangan RBR Peduli.

.

Ia juga menjelaskan berdasarkan data sementara, longsor di wilayah Bumiayu dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur seluruh wilayah perbukitan Sirampog – Bumiayu,

 

Di ruas jalan provinsi Sirampog – Bumiayu sendiri tercatat belasan titik longsor terdampak sepanjang 10 kilometer. Kondisi ini membuat beberapa infrastruktur dan permukiman warga di zona rawan ikut terancam.

 

Dalam aksi di Gedung Hogwan, RBR PEDULI memastikan:

1. Tidak ada korban jiwa di lokasi gedung saat kejadian.

2. Fokus utama adalah pembersihan material dan penyelamatan barang-barang yang masih bisa digunakan.

3. Assessment lanjutan akan dilakukan bersama BPBD dan pemerintah desa setempat untuk mencegah longsor susulan.

 

RBR Peduli juga mengimbau warga yang tinggal di lereng dan bantaran sungai di Kecamatan Bumiayu, Sirampog, dan Paguyangan untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan masih tinggi dan ancaman longsor susulan masih ada.

 

RBR Peduli membuka posko bantuan dan donasi untuk warga terdampak.

 

 

 

Penulis : Susmono ( Ramsus )

Redaksi :  R.efendi

 

 

 

Sumber Berita : Ketua dan segenap pengurus

RBR PEDULI Bumiayu

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *