KKN Mahasiswa,- Mahasiswi Di Kebondalem Pemalang
Pemalang – MII – Jawa Tengah ( 26 / 07 / 2026 )
Rekan – rekan dari kalangan muda- mudi intelektual ( mahasiswa,- mahasiswi ) dari Universitas Diponegoro Semarang.Probvinsi Jawa Tengah .


Melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di wilayah Kelurahan Kebondalem Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang .
Terlihat mereka ada di halaman Kantor Kelurahan Kebondalem .
Dalam keterangan yang disampaikan oleh Muhammad Ghazy , A.kepada awak media ” memang benar seperti panjenengan lihat kami dasi mahasiswa- mahasiswi Universitas Diponegoro ( Undip ) Semarang kita disini dalam rangka Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) ” kata Muhammad Gahzy, A.
Ia melanjutkan memberikan keterangan bahwa yang sekarang bareng sama saya ada 6 rekan berarti 7 orang termasuk saya .
” Saya dan teman – teman , antara lain :
* Alya Shabina Muthmainah
* Jagat Sapta Rengga
* Very Andrianto
* Muhammad Abyan Akmal
* Satria Agrila Arigayo
* Marsya Angel Br lahir Ginting .
” Kami melaksanakan tugas dari dosen kami yakni KKN Tematik Undip dan bersama kami total ada sekitar 30 mahasiswa – mahasiswi Undip yang berbeda dari Fakultas ataupun Jurusannya,
Kami semester 6 menuju semester 7 untuk mulai KKN kami pada tanggal 7 Juli 2026 ,
Dan kami selesai pada tanggal 18 Agustus 2026 adapun topik KKN tentang Pengelolaan Limbah Sampah ,
Dan pada topik tersebut ada 3 point besar yang kami anggap sangat penting dan ada kesinambungan untuk masyarakat Kebondalem dan secara meluas masyarakat Pemalang. .
Kami mengangkat topik untuk masyarakat diantaranya :
1.Edukasi Tentang Sampah
2.Hilirisasi sampah; Langkah – langkah mengelola sampah agar bisa bermanfaat bagi kehidupan kita semua
3.Pengembangan alat; Penanganan Problem sampah secara manual dan penanganan sampah menggunakan bantuan alat bantu modern ” jelasnya .
Kemudian diterangkannya lebih lanjut disini kita berpatok pada RW 09 Kelurahan Kebondalem Pemalang ,
Disitu kita melakukan edukasi tentang sampah , pengaruh sampah pada lingkungan sekitar kita , manfaat sampah jika kita kelola dengan baik serta apa imbas pada kesehatan kita .
” Kita semua tahu dampak negatif dari sampah yang basah ( sampah sisa – sisa makanan ) itu sebenarnya ada dampak negatif yakni bisa menimbulkan bau tidak sedap dan sulitnya terolah oleh TPS,
Akan tetapi jika sampah basah kita kelola dengan baik bisa dijadikan makanan ternak / hewan peliharaan kita setelah melalui proses sterilisasi ,
Dan kita bisa jadikan sampah basah terutama sampah daun untuk kita kelola menjadi pupuk ” ujar Muhammad Gahzy ,A.mewakili rekan-rekan rekannya ,
Adanya KKN kita disini kita juga melakukan manuver dalam hal pembuatan produk sabun yang berasal dari limbah sampah yaitu dari sisa-sisa sisa ( minyak bekas ) penggorengan termasuk minyak kelapa ( tentu saja kami ada formula ) ,
Eco Bricket juga akan kami buat dari serabut kelapa dan itu bisa bermanfaat untuk pembakaran daging dan utamanya sangat bermanfaat bagi para pegiat UMKM ” terangnya .
Dalam keterangan berikutnya Muhammad Gahzy juga menerangkan untuk limbah plastik berupa botol – botol bekas kita jadikan pot dan kita tanami berbagai macam pohon terutamanya untuk ketahanan pangan , bisa menghasilkan oksigen yang baik untuk paru – paru kita , kesehatan organ pernafasan kita, ataupun untuk menambah nilai estetika pada hiasan rumah.
” Bukan cuma terkait tentang sampah saja akan tetapi kami disini juga bisa mempelajari budaya , UMKM masyarakat Kebondalem ,
Dan pengamatan tentang UMKM juga termasuk tugas individu mahasiswa – mahasiswi dari dosen mereka , kita membantu elemen masyarakat Kelurahan Kebondalem Pemalang tentang kegiatan sosial , membantu manajemen pembukuan UMKM , membantu rebranding produk serta membantu juga dalam bidang promosi produk UMKM warga lokal ” ungkapnya .
Ucapan terimakasih kami kepada Lurah Kebondalem Pemalang dan seluruh RT / RW dan jajaran pemerintah kecamatan Pemalang sudah menerima kami disini dan memperlakukan kali dengan baik .
” Pesan dan harapan kami semoga kehadiran kami bisa banyak memberikan banyak manfaat bagi warga yang berdomisili di Kelurahan Kebondalem , kedinasan terkait ” pungkas kata Muhammad Gahzy , A. dan rekan- rekan mahasiswa Undip Semarang .
Penulis : Susmono ( Ramsus )
Sumber Berita : Muhammad Gahzy , A dan rekan – rekan Undip Semarang

