Oleh : DAHRUL BAGINDO RATU SH.,MH

Tidak semua orang yang berjalan di garis depan akan dipuji.
Semakin besar nama seseorang, semakin besar pula cinta dan kebencian yang datang bersamaan.
Begitulah perjalanan hidup H. Hercules Rosario Marshal.
Ada yang melihat beliau sebagai sosok keras, tegas, dan penuh keberanian.
Ada pula yang mengenalnya sebagai pribadi yang setia kawan, melindungi anak buah, membantu orang kecil, dan tidak pernah meninggalkan sahabat dalam kesulitan.
Dalam hidup ini, tidak mungkin semua orang suka.
Pohon yang berbuah pasti dilempari batu.
Orang yang diam mungkin tidak dibicarakan, tetapi orang yang bergerak, memimpin, dan berpengaruh pasti menjadi perhatian.
Itulah harga dari sebuah perjuangan.
Kau dibenci karena ketegasanmu.
Kau diserang karena keberanianmu.
Namun di saat yang sama, kau disayang karena kepedulianmu.
Kau dihormati karena loyalitasmu.
Dan kau dicintai oleh mereka yang pernah merasakan langsung uluran tanganmu.
Banyak orang hanya melihat cerita dari luar, tetapi tidak semua tahu bagaimana perjuangan, pengorbanan, dan air mata di balik perjalanan hidup seorang pemimpin.
Tidak semua tahu berapa banyak orang yang pernah dibantu tanpa dipublikasikan.
Tidak semua tahu bagaimana seorang pemimpin harus berdiri paling depan saat badai datang.
Menjadi kuat bukan berarti tidak pernah terluka.
Menjadi pemimpin bukan berarti tidak pernah difitnah.
Tetapi seorang pejuang sejati tetap berjalan meski dicaci, tetap berdiri meski dijatuhkan.
Karena pada akhirnya, waktu yang akan membuktikan siapa yang benar-benar berjuang untuk kepentingan banyak orang dan siapa yang hanya datang untuk kepentingan sesaat.
Kau dibenci oleh sebagian orang,
tetapi kau juga disayang oleh banyak orang.
Dan itulah tanda bahwa hidupmu memiliki arti, pengaruh, dan jejak perjuangan yang nyata.
Redaksi : R.efendi

