Anom Widiyantoro Bupati Pemalang Sambut Pemudik Ikmal Batam

Pemalang – Mudik merupakan kegiatan pulang kerumah orang tua ataupun rumah keluarga yang ada dikampung , tempat kelahiran ( kampung halaman ) oleh para perantau .

Dan elemen masyarakat dari Kabupaten Pemalang yang merantau juga setiap tahun melaksanakan mudik lebaran 1447 H / 2026 M .

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro didampingi Kepala Dishubperkim Heru Weweg Sembodo menyambut kedatangan rombongan Ikatan Keluarga Pemalang (Ikmal) Batam yang mudik ke Pemalang di Terminal Induk, Sabtu (7/3/2026).

Sebanyak 35 perantau tiba di Kabupaten Pemalang melalui program mudik yang difasilitasi pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Anom mengatakan para pemudik diterima di Terminal Tipe A Pemalang agar kedatangan mereka dapat tercatat, baik yang menggunakan moda transportasi bus maupun kereta api.

“Semua pemudik yang turun di stasiun kereta api maupun terminal tipe A ini tercatat. Biasanya yang menggunakan bus dan kereta api didata oleh masing-masing operator angkutan,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan, untuk pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, umumnya pendataan dilakukan dengan menghitung jumlah kendaraan yang masuk ke daerah.

Ucapan selamat datang disampaikan Bupati kepada mereka yang pulang ke kampung halaman. Ia berharap momentum mudik dapat menjadi kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga sekaligus mempererat silaturahmi.

“Selamat datang dan berkumpul dengan bahagia di Kabupaten Pemalang bersama keluarga. Sebagian besar perantau ini berasal dari wilayah Pantura seperti Comal dan Petarukan. Mudah-mudahan mudik tahun ini menjadi mudik yang berkesan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Keluarga Pemalang Batam, Rojikin, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada para perantau, khususnya melalui bantuan fasilitasi bus mudik tahun 2026.

“Kami mewakili keluarga besar Ikatan Keluarga Pemalang di Batam mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Pemalang atas dukungan yang begitu besar kepada kami. Bantuan fasilitasi bus mudik ini sangat berarti karena mempermudah masyarakat Pemalang di perantauan untuk kembali ke kampung halaman dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Menurutnya, program tersebut menjadi bukti kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya yang berada di perantauan.

Hal yang sama juga disampaikan Markoni, salah satu perwakilan perantau dari Batam. Ia mengaku sangat senang dapat mengikuti program mudik yang difasilitasi pemerintah.

“Kami sangat senang dan mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya karena sudah mengadakan program mudik gratis bagi kami para perantau,” katanya.

Penulis : Susmono ( Ramsus )

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *